aku tertawa bukan untuk menutup luka tapi karena aku memang ingin menikmati segala yang aku lalui..
mungkin beberapa saat terdiam,termenung,dan sedikit gelisah...bukan untuk bersedih...tapi sedang berfikir
bagaimana cara membuat anakku terus bisa tertawa, dan tak kekurangan suatu apapun
Minggu, 18 Desember 2011
Falih, ini ibu Falih, ibu Tiwi
Rabu, 14 Desember 2011
Aku mencintai-Mu
Ya..Allah...Dzat yang paling Agung...
Indah sekali Kau ciptakan rasa bahagia.
Hingga seperti terbang.
dan sungguh bijaksananya Kau cipatakan teguran-teguran.
Aku mungkin bukan anak kesayangan-Mu, dengan tidak patuhnya aku.
tapi sungguh Kau selalu marencanakan hal indah untuk hidupku.
Aku malu pada-Mu tapi tak juga beranjak untuk pergi mendekat.
dan aku tetap merasa cinta-Mu untukku tak pernah terhenti.
Ya...Allah....Aku mencintai-Mu
Selasa, 29 November 2011
kesana
tak terikat...
lepas...
sangkar tak berpenghuni
bergelantungan, siapa peduli
menatap titik yang dekat, tapi tak teraih
bukan aku tak mampu, tapi belum mau
terus berjalan kedepan tapi bukan kesana
lalu kemana?
semua yang baik berjalan, begitupun aku
tapi bukan itu
sebentar...
aku akan kesana
waktu menunggu....
Selasa, 22 November 2011
kalo saya bilang cape, berarti saya mengeluh?
tidak ada maksud untuk mengeluh dengan niat menggerutui hidup.
hanya merefleksi diri...apa yang harus dibenahi agar saya tidak merasa terlalu lelah.
mereka bertanya bagaimana skripsi saya, tp ko terus-terusan membuat saya semakin tidak punya waktu untuk fokus pada skripsi. jadi bingung. itu pertanyaan peduli atau basa-basi?
ya udahlah, yang paling penting bagaimana caranya saya bisa sebijaksana mungkin menyikapi ini.
hati kecil setiap orang sepertinya selalu punya niatan baik, begitupun saya.
saya ingin bisa membantu orang disekeliling saya yang butuh bantuan, tp yang menjadi kelemahan saya adalah sy tidak terlalu pintar untuk bisa mengerjakan beberapa hal dalam satu waktu. dan sering kali saya mengorbankan proiritas sy, sehingga apa yang seharusnya saya selesaikan dengan segera menjadi molor terus, karena saya keburu lelah. jika itu yang terjadi seringkali tidak ada yang bisa membantu saya. inilah...rasa tertekan yang menjadi akumulasinya.
evaluasi diri...bahwa saya:
kurang tegas?
kurang disiplin?
tidak bisa manage waktu?
mungkin ada hal lain lagi?
tell me please....
Apapunlah namanya juga curhat, ga harus pake judul
Minggu, 20 November 2011
memeng dua disini memeng satu, kangen
orang-orang memanggil falih dengan sebutan "aih", termasuk dirinya sendiri.
Kamis, 10 November 2011
Aku bersyukur rahimku yang Allah pilih untuk melahirkanmu
Sekitar 2 bulan lagi Falih anakku akan genap berusia 3 tahun. Sudah besar dan makin pintar. Aku tahu betul alasan Tuhan "menitipkan" Falih kepadaku. Allah percaya aku mampu menjadi ibu yang baik & Allah selalu memberikan apa yang aku butuhkan, dan Falih adalah salah satu hal terbesar yang aku butuhkan.
Sampai detik ini aku yakin betul, Allah adalah Dzat yang Mahaadil & Mahabijaksana. Aku tidak pernah kekurangan. Alhamdulillah, Allah selalu mengatur segala sesuatunya dengan pas. Hanya kadang kala sifat manusiaku yang seringkali tidak bersabar dan tidak bersyukur yang menimbulkan perasaan tidak puas.
Padahal setelah aku merenung ternyata Tuhan telah menjadwalkan segala sesuatu dengan indahnya.
Falih, anakku tercinta...yang semakin besar dan semakin hari semakin pintar.
Engkau adalah harta dan nafas hidup untukku.
Sayang...jangan pernah merasa khawatir atas sesuatu yang tidak sama.
Allah memang sengaja menciptakan kita berbeda dalam berbagai hal.
Sehingga tidak ada yang perlu dibandingkan dengan apa yang mungkin dianggap lebih sempurna.
Sempurna itu tidak pernah benar-benar ada dan berwujud.
Karena sempurna adalah bagaimana kita dapat lulus dari "paket" kehidupan yang Allah Tuliskan.
Paket berupa takdir dikeluarga mana kita dilahirkan, bagaimana alur kehidupan yang kita lalui, rizki yang kita peroleh, dan segala sesuatu yang kita terima.
Anakku...tidaklah rugi untuk kita selalu memilih menjadi orang baik.
Baik itu adalah arah yang selalu dituntun oleh nuranimu, hal yang tidak akan pernah membuatmu cemas.
Falih anak ibu yang tersayang...terima kasih atas segala tingkahmu yang membuat ibu tersenyum bahagia.
Minggu, 16 Mei 2010
setengah gila sejak 192 jam yang lalu
aku sedikit terhibur ketika aku ingat keimanan kita berbeda
isi kepala kita juga punya tujuan berbeda
cara otak kita bekerja pun berbeda dalam bersikap dan merespon satu hal yang sama
aku tersenyum mengingat perpisahan pagi itu
kita memang tidak akan pernah bisa berjalan beriringan, saling berpegangan
jadi aku tidak akan beranjak selangkahpun untuk mengejar kau yang tergesa pergi
bersyukur,iman ku yang sedikit ini cukup kuat menahan ku berdiri disini
walaupun aku menjadi setengah gila sejak 192 jam yang lalu
5/6 hari otak ku seperti berulang-ulang terus memutar ingatanku tentang apa yang aku tahu tentang kamu
1/6 hariku seperti menghilang, aku tidak ingat apa yang sedang atau pun telah aku kerjakan
kau aduk-aduk aku setiap detik termasuk saat tidurku, kau pun masuk dalam mimpiku
saat mataku tidur terlelap...pikiran ku seperti sedang memelototi perputaran hidupmu
saat mataku terbelalak, jiwa ku seperti sedang melayang pergi ke suatu tempat yang aku pun tak tahu dimana
biarkan aku gila, sampai aku lupa
biarkan saja aku gila
toh aku tahu bahwa aku pasti segera terbangun dari kegilaan ini
biarkan saja dulu kegilaan ini bekerja
memutus setiap ikatan-ikatan erat
antara ingatan dan egoku yang mengikatmu kuat
Kamis, 13 Mei 2010
Anakku sayang
Kamis, 06 Mei 2010
Guru Spiritual mencapai kesempurnaan
Syukur Alhamduliallah....untuk nikmat mu yg selalu mengalir kepadaku ya Allah....
Terima kasih ya Allah telah kau kirim kan seorang malaikat kecil sekaligus guru untuk hidupku...
Falih sayang...terima kasih selalu menjadi "guru spiritual" untuk bunda....
mengajarkan bunda lebih bijaksana...
mengajarkan bunda lebih sabar...
mengajarkan bunda berfikir kedepan...
mengajarkan bunda selalu bersyukur...
dan yang paling hebat...Falih selalu mengajarkan bunda untuk selalu berpikir positif dalam melihat suatu hal.
Karena diantara semua hal, berpikir positif adalah hal yang paling sulit buat bunda. Sedangkan ketika kita tidak bisa berpikir positif apa mungkin kita punya harapan? karena harapan adalah hal positif yang kita ingin capai di setiap langkah kita kedepan.
Bunda minta maaf dan menyesal beberapa waktu lalu terlalu putus asa dan ketakutan atas kondisi yang sedang kita lalui...tapi beberapa hari ini bunda banyak merenung tentang Falih.
Hanya dengan mengingat Falih, itu sudah membantu bunda untuk dapat melihat kondisi ini dari segi positifnya.
Terima kasih sayang untuk selalu ceria, untuk setiap tawa yang engkau perlihatkan pada bunda di pertemuan kita yang singkat di akhir minggu lalu. Dari sana bunda belajar semua ini.
Sayang...bunda selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik untukmu sekecil apapun perubahan itu.
Tapi bunda minta maaf belum menjadi orang tua yang sempurna saat ini.
Selalu menjadi malaikat kecil bunda ya...penawar ketika rasa sedih datang sebagai racun dalam hari-hari bunda.
Mmmm.....
Bunda pikir...kaulah kesempurnaan itu sayang...
